SELAMAT DATANG

Terima Kasih Atas Kunjungannya

Sabtu, 30 Januari 2010

Nasibku di Sepanjang


Sepanjang adalah nama sebuah desa dan pulau di wilayah kecamatan Sapeken. Wilayah kecamatan ini, terdapat 19 pulau, baik yang berpenghuni maupun tak berpenghuni. Andaikan para abdi negara yang bertugas di tempat seperti itu dapat tunjangan daerah terpencil,mungkin rasa keterbatasan dapat terobati. Mengapa?, perjalanan yang begitu panjang, membuat biaya operasional dan biaya hidup sehari-hari membengkak. Sandang, pangan dan BBM yang merupakan kebutuhan sangat vital di kepulauan masih disuplai dari daratan. Ironisnya, disaat cuaca buruk datang, tak satupun armada pelayaran berani menantang ganasnya gelombang besar disertai badai angin. Sedangkan stok pangan kian menipis. Tak heran, dalam kondisi demikian, penduduk setempat untuk dapat bertahan hidup, terpaksa pagi makan ketela sore makan ubi kayu. Aneh memang, di era globalisasi masih terdapat kehidupan masyarakat yang mengalami nasib seperti itu. Namun semangat “ abantal omba’ asapo’ angin “ tak pernah menyurutkan niat para pahlawan tanpa tanda jasa itu untuk memajukan dunia pendidikan di pulau itu, kendati berbagai akses masih mengalami berbagai kendala.
Untuk menuju ke Sapeken, dapat pula melalui jalur Banyuwangi dan Singaraja. Karena dua tempat itulah secara geografis lebih dekat ke pulau Sepanjang, kendati bukan merupakan bagian dari kabupaten Sumenep.

2 komentar:

  1. semoga tetap tabah dalam menjalankan tugas di pulau sepanjang pak. begitulah nasib kami anak anak pulau yang termarginal oleh geografis alam.salam kenal dari saya idham halil

    BalasHapus